WELCOME TO THIS BLOG!!!!

Lets Join Us in GBI Youth Community, every Saturday at 6 p.m. on Jalan Kampung Nias II/6-BC.

11 October 2008

Daud vs Goliat

Bahan Alkitab: 1 Samuel 17:1-58

Siapa itu Daud?
Alkitab juga menceritakan tentang Daud. Dari 1 Samuel 17:12-38, kita bisa mengetahui kisah hidup Daud yang jauh berbeda dari Goliat. Daud adalah anak dari Isai yang pekerjaan sehari-harinya adalah penggembala domba ayahnya, Isai. Dibandingkan saudara-saudaranya, Daud adalah seorang anak bungsu dengan ukuran badan yang tidak cukup besar, sehingga ia hanya bertugas menggembalakan kambing domba dan tidak ikut berperang. Namun, Daud adalah seorang yang pemberani. Ia juga merupakan seorang pemuda yang dekat dengan Tuhan. Pada Daud lah, Tuhan berkenan.


Siapa itu Goliat?
Di 1 Samuel 17:1-11, Alkitab menceritakan tentang Goliat yang ditakuti oleh orang Israel. Secara fisik, Goliat adalah seorang yang sangat besar, dengan ukuran 6 hasta sejengkal atau 2.7 meter. Ia juga mampu menampung baju zirah seberat 5000 syikal atau 57 kilogram. Itu pun baru baju zirahnya saja, belum ditambah dengan pedang dan ketopongnya. Dari sini, kita bisa mengetahui betapa besar Goliat yang sangat ditakuti itu. Lalu, di beberapa ayat, Alkitab juga menunjukkan karakter Goliat yang sombong dan yakin dengan kekuatan dirinya sendiri. Ia menantang orang-orang Israel untuk melawannya agar bisa menentukan kemenangan di antara Israel dan Filistin.


Kunci kemenangan Daud
Dalam pertempuran itu, Daud hanya memakai alat-alat sederhana. Namun, Daud tetap bisa mengalahkan raksasa itu. Semuanya karena Tuhan beserta dia. Ia berserah dan berharap pada Tuhan dengan menyerahkan semua masalahnya. Karena Tuhan lah, ia bisa menang atas masalahnya.

Demikian juga dengan kita. Kita seringkali mempunyai masalah di hidup kita yang sulit untuk diselesaikan. Kita langsung lupa dengan Tuhan dan sibuk dengan masalah kita. Inilah yang menyebabkan Tuhan sulit untuk memakai kita, karena kita tidak ebrserah penuh pada-Nya. Masalah yang tidak terselesaikan ini terkadang menghambat kita untuk dipakai Tuhan. Padahal, kita hanya perlu berserah diri pada Tuhan, agar masalah kita selesai. So, Facing Ur Giants now!!!

(Sumber: Dari renungan pribadi)

No comments:

Post a Comment